DIDUGA ASAL JADI PEMBANGUNAN JALAN USAHA PERKEBUNAN ATARAN SELIKE DS TANJUNG PAYANG LASEL APBD TA 2025 SUDAH BANYAK RETAK

 


Lahat Sumsel~Choruptor.com

Pembangunan jalan usaha perkebunan oleh Dinas Perkebunan adalah kegiatan untuk meningkatkan infrastruktur pertanian demi kelancaran mobilitas petani dan pengangkutan hasil panen. Prosesnya melibatkan survei, desain, dan konstruksi yang meliputi pembersihan lahan, pengerasan,dengan tujuan meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kesejahteraan petani.

Agregat atau material yang digunakan Terdiri dari batu pecah yang dicampur dengan bahan pengikat seperti semen dan pasir bersih dan air untuk membuat beton.



Diduga kuat Pembangunan Jalan Usaha Perkebunan Ataran Selike Desa Tanjung Payang Kecamatan Lahat Selatan APBD  Kabupaten Lahat TA 2025 Pelaksana CV PUTRA BANGUN PERKASA Dinas Perkebunan Nilai Kontrak  Rp.476.077.042,. asal jadi,menggunakan material tidak sesuai dengan SPEK menggunakan pasir, batu bercampur tanah (Sirtunah),diduga disepanjang jalan cor beton sudah banyak yang retak, tanpa ada pembersihan terlebih dahulu, Diduga kuat akan rugikan negara. 



Salah satu warga Desa Tanjung Payang Kecamatan Lahat Selatan Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan yang mengaku bernama Boyliam kepada awak Media ini 10-11-2025 mengatakan pembangunan jalan kekebun ini materialnya menggunakan Pasir, batu yang kotor karena ada campuran tanah,disepanjang jalan yang sudah selesai dicor dari awal hingga ujung hampir keseluruhan sudah retak namun ditutup dengan acian semen.Pengecoran jalan tanpa ada pembersihan dahulu rumput-rumput yang ada langsung ditimpa adukan material,yang penting asal jadi saja"ujarnya".


Hal yang sama dikatakan Rambei yang mengaku warga Desa Tanjung Payang Kecamatan Lahat Selatan Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan 10-11-2025 menuturkan Disepanjang Jalan bisa dilihat dengan jelas hampir merata semuanya ada yang retak, meski ditutup dengan acian semen masih terlihat jelas retaknya,mereka menggunakan material yang tidak sesuai dengan  material yang seharusnya digunakan untuk jalan cor beton seperti pasir bersih, split dan semen juga air sedangkan mereka menggunakan pasir, batu yang bercampur tanah atau yang sering masyarakat katakan SIRTUNAH.Pada saat pengecoran tanpa ada pembersihan terlebih dahulu rumput-rumput yang tumbuh langsung ditimpa dengan adukan. Jika memang ada pihak yang mengawasi bangunan jalan cor beton kekebun ini tolong diperhatikan dan ditegur jika bangunan ini tidak sesuai dengan aturan jalan cor beton,jangan diabaikan saja karena kami masyarakat kecewa jika pembangunan ini dibuat asal jadi saja"ujarnya".


Dinas Perkebunan Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan sampai berita Ini diterbitkan belum bisa dikomfirmasi. 


"BERSAMBUNG KEEDISI SELANJUTNYA"


PRENGKI DINATA

"TEAM PEMBURU KORUPTOR"

Posting Komentar

0 Komentar